Jumat, 01 April 2011

AL-QURAN DAN HADIST TENTANG NIKAH DAN HUKUMNYA BAGI UMAT MUSLIM

Hadist dan
Ayat Alquran
Tentang Pernikahan
Maha Benar Allah
yang telah berfirman :
"Kami akan
perlihatkan tanda-
tanda kebesaran kami
di ufuk-ufuk dan
dalam diri mereka,
sehingga mereka
dapat mengetahui
dengan jelas bahwa
Allah itu benar dan
Maha Melihat segala
sesuatu".
"Janganlah kalian
mendekati zina,
karena zina adalah
perbuatan yang buruk
lagi kotor" (Qs. Al
Israa' : 32).
Dari Al Quran dan Al
Hadits :
"Dan nikahkanlah
orang-orang yang
sendirian di antara
kamu, dan orang-
orang yang layak
(menikah) dari hamba
sahayamu yang lelaki
dan hamba-hamba
sahayamu yang
perempuan. JIKA
MEREKA MISKIN
ALLAH AKAN
MENGKAYAKAN
MEREKA DENGAN
KARUNIANYA. Dan
Allah Maha Luas
(pemberianNya) dan
Maha
Mengetahui." (QS. An
Nuur (24) : 32).
"Dan segala sesuatu
kami jadikan
berpasang-pasangan,
supaya kamu
mengingat kebesaran
Allah." (QS. Adz
Dzariyaat (51) : 49)
¨Maha Suci Allah
yang telah
menciptakan
pasangan-pasangan
semuanya, baik dari
apa yang
ditumbuhkan oleh
bumi dan dari diri
mereka maupun dari
apa yang tidak
mereka ketahui¡¨ (Qs.
Yaa Siin (36) : 36).
Bagi kalian Allah
menciptakan
pasangan-pasangan
(istri-istri) dari jenis
kalian sendiri,
kemudian dari istri-
istri kalian itu Dia
ciptakan bagi kalian
anak cucu keturunan,
dan kepada kalian Dia
berikan rezeki yang
baik-baik (Qs. An Nahl
(16) : 72).
Dan diantara tanda-
tanda kekuasaanNya
ialah Dia menciptakan
untukmu isteri-isteri
dari jenismu sendiri,
supaya kamu
cenderung dan
merasa tenteram
kepadanya, dan
dijadikanNya
diantaramu rasa kasih
dan sayang.
Sesungguhnya pada
yang demikian itu
benar-benar terdapat
tanda-tanda bagi
kaum yang berpikir.
(Qs. Ar. Ruum (30) :
21).
Dan orang-orang yang
beriman, lelaki dan
perempuan,
sebahagian mereka
(adalah) menjadi
pelindung (penolong)
bagi sebahagian yang
lain. Mereka
menyuruh
(mengerjakan) yang
ma'ruf, mencegah
dari yang munkar,
mendirikan shalat,
menunaikan zakat,
dan mereka taat
kepada Allah dan
Rasulnya. Mereka itu
akan diberi rahmat
oleh Allah ;
sesungguhnya Allah
Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana (Qs.
At Taubah (9) : 71).
Wahai manusia,
bertaqwalah kamu
sekalian kepada
Tuhanmu yang telah
menjadikan kamu satu
diri, lalu Ia jadikan
daripadanya jodohnya,
kemudian Dia
kembangbiakkan
menjadi laki-laki dan
perempuan yang
banyak sekali. (Qs. An
Nisaa (4) : 1).
Wanita yang baik
adalah untuk lelaki
yang baik. Lelaki yang
baik untuk wanita
yang baik pula (begitu
pula sebaliknya). Bagi
mereka ampunan dan
reski yang melimpah
(yaitu : Surga) (Qs. An
Nuur (24) : 26).
..Maka nikahilah
wanita-wanita (lain)
yang kamu senangi
dua, tiga, atau empat.
Kemudian jika kamu
takut tidak akan
dapat berlaku adil,
maka (nikahilah)
seorang saja..(Qs. An
Nisaa' (4) : 3).
Dan tidaklah patut
bagi laki-laki yang
mukmin dan tidak
pula bagi perempuan
yang mukminah
apabila Allah dan
RasulNya telah
menetapkan suatu
ketetapan akan ada
bagi mereka pilihan
yang lain tentang
urusan mereka. Dan
barangsiapa
mendurhakai Allah
dan RasulNya maka
sesungguhnya dia
telah berbuat
kesesatan yang nyata.
(Qs. Al Ahzaab (33) :
36).
Anjuran-anjuran
Rasulullah untuk
Menikah :
Rasulullah SAW
bersabda: "Nikah itu
sunnahku,
barangsiapa yang
tidak suka, bukan
golonganku !"(HR.
Ibnu Majah, dari
Aisyah r.a.).
Empat macam
diantara sunnah-
sunnah para Rasul
yaitu : berkasih
sayang, memakai
wewangian, bersiwak
dan menikah (HR.
Tirmidzi).
Dari Aisyah,
"Nikahilah olehmu
kaum wanita itu,
maka sesungguhnya
mereka akan
mendatangkan harta
(rezeki) bagi kamu¨
(HR. Hakim dan Abu
Dawud).
Jika ada manusia
belum hidup bersama
pasangannya, berarti
hidupnya akan
timpang dan tidak
berjalan sesuai
dengan ketetapan
Allah SWT dan orang
yang menikah berarti
melengkapi
agamanya, sabda
Rasulullah SAW:
"Barangsiapa diberi
Allah seorang istri
yang sholihah,
sesungguhnya telah
ditolong separoh
agamanya. Dan
hendaklah bertaqwa
kepada Allah separoh
lainnya." (HR.
Baihaqi).
Dari Amr Ibnu As,
Dunia adalah
perhiasan dan sebaik-
baik perhiasannya
ialah wanita shalihat.
(HR. Muslim, Ibnu
Majah dan An Nasai).
"Tiga golongan yang
berhak ditolong oleh
Allah (HR. Tirmidzi,
Ibnu Hibban dan
Hakim) : a. Orang
yang berjihad /
berperang di jalan
Allah. b. Budak yang
menebus dirinya dari
tuannya. c. Pemuda / i
yang menikah karena
mau menjauhkan
dirinya dari yang
haram."
"Wahai generasi
muda ! Bila
diantaramu sudah
mampu menikah
hendaklah ia nikah,
karena mata akan
lebih terjaga,
kemaluan akan lebih
terpelihara." (HR.
Bukhari dan Muslim
dari Ibnu Mas'ud).
Kawinlah dengan
wanita yang
mencintaimu dan yang
mampu beranak.
Sesungguhnya aku
akan membanggakan
kamu sebagai umat
yang terbanyak (HR.
Abu Dawud).
Saling menikahlah
kamu, saling
membuat
keturunanlah kamu,
dan perbanyaklah
(keturunan).
Sesungguhnya aku
bangga dengan
banyaknya jumlahmu
di tengah umat yang
lain (HR. Abdurrazak
dan Baihaqi).
Shalat 2 rakaat yang
diamalkan orang yang
sudah berkeluarga
lebih baik, daripada
70 rakaat yang
diamalkan oleh jejaka
(atau perawan) (HR.
Ibnu Ady dalam kitab
Al Kamil dari Abu
Hurairah).
Rasulullah SAW.
bersabda : "Seburuk-
buruk kalian, adalah
yang tidak menikah,
dan sehina-hina mayat
kalian, adalah yang
tidak menikah" (HR.
Bukhari).
Diantara kamu semua
yang paling buruk
adalah yang hidup
membujang, dan
kematian kamu
semua yang paling
hina adalah kematian
orang yang memilih
hidup membujang
(HR. Abu Yajila dan
Thabrani).
Dari Anas, Rasulullah
SAW. pernah
bersabda : Barang
siapa mau bertemu
dengan Allah dalam
keadaan bersih lagi
suci, maka
kawinkanlah dengan
perempuan
terhormat. (HR. Ibnu
Majah,dhaif).
Rasulullah SAW
bersabda :
Kawinkanlah orang-
orang yang masih
sendirian diantaramu.
Sesungguhnya, Allah
akan memperbaiki
akhlak, meluaskan
rezeki, dan
menambah keluhuran
mereka (Al Hadits).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar